Penerbitan Buku: Alternatif Publikasi selain Jurnal Sinta dan Scopus

Pada era digital, publikasi menjadi salah satu hal yang penting. Terutama bagi kalangan akademisi. Selain sebagai media ekspresi keilmuan, yang tidak kalah penting untuk proses kenaikan pangkat atau jabatan. Apa saja media yang sering dimanfaatkan dalam hal tersebut? Jawabannya pasti mengarah pada penerbitan jurnal yang terindek Sinta dan Scopus sebagai salah satu indikator penting. Selain media jurnal, buku yang ber-ISBN serta tergabung dengan anggota IKAPI juga sebagai komponen utama.

Akan tetapi persoalan yang sering muncul dalam penerbitan tersebut yaitu karena ketentuan dalam proses publikasi tidak mudah. Jurnal yang terindeks Sinta maupun Scopus menerapkan syarat dan ketentuan yang ketat. Misalnya berkaitan dengan kredibiltas karya, kebaruan ide dan temuan penelitian, serta terhindar dari artikel yang dibuat menggunakan Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan (AI). Selain dari ketentuan-ketentuan terkait kredibilitas karya, jurnal-jurnal yang sudah terindeks Sinta apalagi tingakat Scopus biasanya menerakpan sistem APC (Article Processing Charge) atau tarif biaya terbit. Nominal APC bervariasi tergantung lembaga pemilik jurnal.

Umumnya untuk tarif Sinta 5 (tingkat paling rendah)  sampai Sinta 1 (tingkat paling tinggi) biaya publikasinya dipatok kisaran Rp250.000 sampai Rp17.500.000 per artikel. Sedangkan publikasi Scopus tingkatan kuartil Q1, Q2, Q3, dan Q4 dipatok mulai Rp2.400.000 sampai Rp80.000.000 per artikel. Meskipun ada juga lembaga publikasi yang membebaskan biaya publikasinya (free Apc) dengan ketentuan tertentu dan seleksinya dengan sangat ketat.

Oleh karena itu, ketentuan yang dianggap sangat memberatkan bagi sebagian akademisi, khususnya soal tarif biaya publikasi, alternatif publikasi selain jurnal yaitu penerbitan buku. Penerbitan buku dianggap lebih mudah dan biayanya lebih fleksibel, karena murah dan mahalnya tergantung pada spesifikasi dan jumlah buku yang akan diterbitkan (khusus terbit POD atau self publishing). Bahkan pilihan lain juga bisa terbit tanpa dicetak, tetapi cukup terbit dalam bentuk ebook (PDF).

Meskipun proses penerbitan buku menjadi salah satu alternatif publikasi yang menjanjikan bagi kalangan akademisi, dosen, dan para peneliti, namun masih banyak dari mereka yang kebingungan, bahkan tidak tahu bagaimana cara menerbitkan buku dan cara memilih penerbit yang kredibel yang bisa menjadi partner dalam membantu memproses draf naskah bukunya supaya bisa terbit dengan baik dan berkualitas.

Adapun cara paling mudah dalam menentukan penerbit buku yang resmi dan terpercaya cukup dengan tiga langkah ini, yaitu:

1. Pastikan nama penerbit terdaftar di web Perpustakaan Nasional (Perpusnas)

2. Memiliki website resmi sesuai nama penerbit

3. Tergabung dalam keanggotaan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) menjadi nilai plus

Jika ketiga hal ini sudah terverifikasi, artinya penerbit tersebut bisa menjadi partner dalam proses penerbitan naskah. Tinggal mencari tahu nomor kontak yang bisa dihubungi untuk melakukan konsultasi lebih lanjut, baik berkaitan dengan spesifikasi dan estimasi pembiayaannya.

Berikut ini hal-hal yang umum menjadi pertanyaan calon penulis buku dalam menerbitkan naskahnya:

  1. Bagaimana langkah menerbitkan buku?

Menyiapkan naskah. Infokan spesifikasi yang diingin; tebal halaman, ukuran buku, jenis kertas isi, jenis sampul dan jumlah cetak. Kirimkan via nomor kontak penerbit. Tunggu informasi lebih lanjut.

  1. Berapa biaya menerbitkan buku?

Biaya menerbitkan buku tergantung spesifikasi buku yang akan diterbitkan, seperti ukuran buku, tebal halaman setelah layout, jenis kertas yang dipakai, jumlah cetak buku dan lain sebagainya.

  1. Tema apa saja yang bisa diterbitkan?

Dari berbagai tema dan disiplin ilmu dapat diterbitkan. Baik naskah fiksi maupun non fiksi.

  1. Apa saja fasilitas yang didapatkan?

Setiap naskah yang diterbitkan di Sulur Pustaka akan mendapatkan full fasilitas, seperti ISBN Perpusnas, keanggotaan IKAPI, layout isi, desain cover, editing naskah jika diperlukan, poster promosi buku, dan sertifikat penerbitan.

  1. Berapa lama proses menerbitkan buku?

Proses pengerjaan dari naskah fiks diterima sekitar 14 harian kerja. Tergantung antrian dan kondisi naskah.

  1. Bagaimana sistem pembayarannya?

Pembayaran dilakukan dua tahap. Pertama, DP 40% ketika sudah ada kesepakatan order sebagai tanda jadi untuk kami lanjut dikerjakan. Kedua, pelunasan ketika buku sudah siap kirim.

  1. Berapa biaya kirim buku?

Biaya pengiriman buku tergantung alamat tujuan dan ekspedisi yang dipilih. Kami akan memberikan opsi ekspedisi beserta harga sebelum buku dikirim.

  1. Berapa lama pengiriman buku?

Estimasi pengiriman buku tergantung tujuan dan ekspedisi yang dipilih. Kami selalu mengupayakan mencari ekspedisi yang cepat, efisien dan ekonomis.

Untuk informasi lain, bisa langsung menghubungi nomor Whatsapp 085842353141

Leave a Reply

Hubungi kami sekarang!