Jejak dan Karya 13 Sastrawan Dunia
Rp55.000
Pengarang: Angin Kamajaya.
Tebal: 130 hlm.
Cetakan: 2024.
Dimensi: 13 x 19 cm.
Sampul: Soft cover.
Kertas isi: Book paper
Description
Sastra Indonesia sejatinya berakar pada tradisi dan keragaman budaya Nusantara. Sebagai bagian dari sastra dunia, sastra Indonesia juga tumbuh dan berkembang di bawah “pengaruh” sastra dunia, atau sekurang-kurangnya, keberadaan sastra Indonesia tidak terlepas kaitannya dengan sastra dunia. Itulah sebabnya sejumlah nama—misalnya Rumi, Iqbal, Tagore, dan Lorca—sering disebut-sebut manakala orang berbicara tentang karya Amir Hamzah, Sanusi Pane, dan Rendra. Dengan demikian, mengetahui dan memiliki wawasan luas tentang sastra dunia penting bagi pelaku (publik) sastra Indonesia, khususnya penulis, kritikus, dan pembaca. Buku 13 Sastrawan Dunia ini merupakan pintu awal bagi publik sastra Indonesia untuk mengenal sastra dunia. Dalam buku ini tidak hanya dipaparkan riwayat hidup para sastrawan dunia itu (Tu fu, Rumi, Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Fansuri, Raja Ali Haji, Rabindranath Tagore, Rilke, Iqbal, Mahmoud Darwish, Pablo Neruda, Lorca, Joseph Brodsky, dan Robert Frost), tetapi juga ditampilkan sejumlah contoh karya mereka berikut ulasannya (meski sekilas). Oleh penulis buku ini, Angin Kamajaya, biografi ke-13 sastrawan dunia tersebut disampaikan secara efektif, dalam arti, laras bahasa yang digunakannya tepat, kalimatnya jelas, dan mudah dicerna. Oleh karena itu, sudah selayaknya kehadiran buku ini disambut baik. —Sunu Wasono, kritikus sastra.


